MathPemulaFase C–FE1E5
Pascal's Triangle
Segitiga Pascal dibangun dengan aturan sederhana: tiap angka adalah jumlah dua angka tepat di atasnya, dengan tepi selalu 1. Dari aturan sesederhana itu muncul pola yang kaya: tiap baris adalah koefisien binomial C(n,k) — banyaknya cara memilih k benda dari n — dan sekaligus menggambarkan peluang, misalnya hasil lemparan koin. Visualisasi membangun segitiga baris demi baris dan menyorot satu sel = jumlah dua induknya.
Example use case
Menghitung berapa cara memilih anggota tim dari sekelompok orang, atau peluang mendapat sejumlah gambar saat melempar koin beberapa kali.
Syllabus
Tiap angka = jumlah dua angka di atasnya (tepi = 1); baris ke-n = koefisien C(n,k) dan pola peluang.
Objectives
- ·Memahami pola rekursif yang sederhana
- ·Mengaitkan baris dengan kombinasi C(n,k)
- ·Melihat hubungannya dengan peluang (lempar koin)
How It Works
- ·Mulai dari puncak: satu angka 1.
- ·Tiap baris baru: tepi kiri dan kanan selalu 1.
- ·Tiap angka di dalam = jumlah dua angka tepat di atasnya.
- ·Baris ke-n memberi koefisien C(n,0), C(n,1), ... = cara memilih k dari n.
Prerequisites
- ·Penjumlahan
- ·Konsep baris dan pola
- ·Ide dasar peluang
Real-World Uses
- ·Menghitung banyaknya cara memilih (kombinasi).
- ·Peluang hasil lemparan koin berulang.
- ·Muncul di aljabar (binomial) dan pola fraktal Segitiga Sierpinski.
Complexity O(baris kuadrat) untuk membangun
