MathPemulaFase C–FE1E5
BINARY TO DECIMAL
Konversi biner ke desimal menunjukkan cara komputer menyimpan angka hanya dengan 0 dan 1 melalui deretan lampu bit. Tiap posisi bit mewakili nilai kelipatan dua (1, 2, 4, 8, dan seterusnya), dan angka desimal diperoleh dengan menjumlahkan nilai posisi tempat bitnya menyala. Visualisasi menampilkan delapan lampu bit yang menyala atau mati beserta hasil penjumlahan nilainya menjadi angka desimal.
Example use case
Memahami kenapa komputer dan HP menghitung semua angka hanya dengan sakelar on dan off di dalam cipnya.
Syllabus
Komputer menghitung dengan deretan bit 0 dan 1, tempat tiap posisi bernilai kelipatan dua.
Objectives
- ·Memahami cara komputer menyimpan angka hanya dengan 0 dan 1
- ·Menjelaskan nilai tempat tiap bit sebagai kelipatan dua
- ·Menerapkan konversi antara bilangan biner dan desimal
How It Works
- ·Susun delapan lampu bit, tiap posisi bernilai 1, 2, 4, 8, dan seterusnya.
- ·Lampu menyala berarti bit 1, lampu mati berarti bit 0.
- ·Jumlahkan nilai posisi tempat lampunya menyala untuk mendapat angka desimal.
- ·Untuk mengubah desimal ke biner, nyalakan bit dari nilai terbesar yang muat lalu sisakan selebihnya.
Prerequisites
- ·Penjumlahan
- ·Perpangkatan dua sederhana
Real-World Uses
- ·Dasar cara komputer dan HP menyimpan semua angka lewat sakelar on-off.
- ·Alasan ukuran file dihitung dalam kelipatan seperti kilobyte dan megabyte.
- ·Kode warna dan sinyal digital yang tersusun dari deretan bit.
Complexity O(jumlah bit)
