xKyro Labs
KURIKULUM · LAB VISUAL

Lab Visual xKyro

Koleksi visualisasi bergaya xKyro — algoritma, fisika, dan robotika. Setiap video menjelaskan cara kerjanya, contoh penerapan, dan rumus atau kode referensinya.

Literasi & Etika AI4 pelajaran · Menengah

Deepfake: Asli vs AI

Literasi & Etika AIMenengah
Fase D–FE3E2

Media palsu buatan AI makin mirip aslinya. Tapi sering ada kejanggalan kecil yang membongkarnya — kalau kita berhenti sejenak dan memeriksa sebelum percaya.

Contoh kasus

Video atau voice-note palsu artis/guru; face-swap teman sekelas; iklan 'endorse' AI yang menipu.

Silabus

Deepfake makin meyakinkan; jeda, cari kejanggalan, dan telusuri sumber aslinya sebelum percaya.

Tujuan Belajar
  • ·Memahami bahwa media (foto/suara/video) bisa dibuat AI
  • ·Mengenali tanda-tanda kejanggalan deepfake
  • ·Terbiasa memverifikasi sebelum percaya & membagikan
Cara Kerja
  • ·AI menyusun wajah/suara palsu dari banyak contoh
  • ·Detailnya sering tak konsisten: jari, tepi, kedip, bayangan
  • ·Menyapu dan mencocokkan detail membongkar yang palsu
  • ·Ragu? Cari sumber aslinya
Prasyarat
  • ·Bagaimana AI Belajar
Contoh Nyata
  • ·Video palsu tokoh publik
  • ·Penipuan suara 'orang tua minta transfer'
  • ·Face-swap tanpa izin

Pesan kunci Yang mirip belum tentu asli. Jeda, periksa kejanggalan, cek sumber.

FYP yang Menyempit

Literasi & Etika AIMenengah
Fase D–FE3E2

Algoritma rekomendasi belajar dari apa yang kamu tonton, lalu menampilkan lebih banyak hal serupa — perlahan mempersempit ragam konten yang kamu lihat. Inilah filter bubble atau echo chamber.

Contoh kasus

Tonton beberapa video game yang sama, dan dalam sehari seluruh FYP-mu jadi game itu saja — kamu berhenti melihat hal lain.

Silabus

Feed-mu bukan cermin dunia; ia cermin kebiasaanmu — dan makin lama makin sempit.

Tujuan Belajar
  • ·Memahami cara algoritma rekomendasi belajar dari perilakumu
  • ·Menyadari efek filter bubble pada cara pandang
  • ·Terbiasa sengaja mencari sudut pandang berbeda
Cara Kerja
  • ·Tiap tontonan menaikkan bobot topik itu
  • ·Konten serupa muncul lebih sering, yang lain memudar
  • ·Lama-lama ragam konten menyempit ke satu tema
Prasyarat
  • ·Terbiasa memakai media sosial / aplikasi video
Contoh Nyata
  • ·FYP TikTok/Reels
  • ·Rekomendasi YouTube & toko online
  • ·Timeline berita

Pesan kunci Rekomendasi mempersempit; sengaja jelajahi hal baru untuk melawannya.

Hoaks Menyebar

Literasi & Etika AIMenengah
Fase D–FE3E2

Kabar bohong menyebar seperti virus lewat jaringan pertemanan — makin banyak yang membagikan, makin cepat menular. Satu orang yang mengecek fakta bisa memutus rantainya.

Contoh kasus

Hoaks 'besok libur sekolah' diteruskan di grup WA kelas, sampai satu orang mengeceknya dan berhenti membagikan.

Silabus

Hoaks menular lewat 'bagikan'. Berhenti sejenak untuk cek = memutus rantai penularan.

Tujuan Belajar
  • ·Memahami penyebaran misinformasi sebagai penularan di jaringan
  • ·Menyadari peran tiap orang dalam meneruskan/menghentikan
  • ·Terbiasa jeda dan verifikasi sebelum membagikan
Cara Kerja
  • ·Satu sumber hoaks membagikan ke tetangganya
  • ·Tiap penerima yang ikut membagikan menulari lagi (eksponensial)
  • ·Orang yang cek-fakta tidak meneruskan → tetangganya aman
  • ·Beberapa pengecek memutus rantai lebih awal
Prasyarat
  • ·Terbiasa memakai grup pesan / media sosial
Contoh Nyata
  • ·Broadcast WhatsApp keluarga & kelas
  • ·Giveaway & undian palsu
  • ·Kabar bencana yang belum tentu benar

Pesan kunci Misinformasi menular lewat share. Jeda + cek fakta memutus rantai.

Jejak Digital

Literasi & Etika AIMenengah
Fase C–FE3E2

Tiap tap, like, dan lokasi jadi satu titik data. Dikumpulkan, semuanya merakit profil dirimu — yang bisa dijual ke pengiklan tanpa kamu sadari.

Contoh kasus

Aplikasi/game gratis minta izin kontak & lokasi; iklan tiba-tiba 'membaca pikiran' setelah kamu membicarakannya.

Silabus

Data kecil yang kamu tinggalkan dikumpulkan jadi profil bernilai. Jaga jejakmu.

Tujuan Belajar
  • ·Memahami bahwa perilaku online meninggalkan data
  • ·Menyadari data dirakit jadi profil & bisa diperjualbelikan
  • ·Lebih hati-hati memberi izin & membagikan data
Cara Kerja
  • ·Tiap aksi (tap, like, lokasi) = satu titik data
  • ·Titik-titik dikumpulkan lintas aplikasi
  • ·Pola dirakit jadi profil (usia, minat, domisili, daya beli)
  • ·Profil dipakai/dijual untuk menargetkan iklan
Contoh Nyata
  • ·Izin aplikasi gratis (kontak, lokasi, mikrofon)
  • ·Iklan yang terasa 'menguping'
  • ·Kuis/filter yang minta data pribadi

Pesan kunci Data kecilmu dirakit jadi profil yang dijual. Beri izin dengan sadar.

Kripto & Keamanan4 pelajaran · Pemula–Menengah

Caesar Cipher (Sandi Geser)

Kripto & KeamananPemula
Fase D–FE1E2

Caesar Cipher adalah teknik enkripsi klasik yang menyembunyikan pesan dengan menggeser tiap huruf sejauh angka tertentu di dalam alfabet, misalnya geser tiga sehingga A menjadi D. Penerima yang tahu angka gesernya bisa mengembalikan huruf ke posisi semula untuk membaca pesan asli. Visualisasi menampilkan tiap huruf yang bergeser di sepanjang alfabet dari teks asli menjadi teks tersandi.

Contoh kasus

Menulis pesan rahasia ke teman sebangku agar isinya tidak langsung terbaca kalau kertasnya jatuh ke tangan orang lain.

Silabus

Sembunyikan pesan dengan menggeser tiap huruf sejauh angka rahasia di dalam alfabet.

Tujuan Belajar
  • ·Memahami ide dasar enkripsi: mengubah pesan agar tidak terbaca langsung
  • ·Menjelaskan cara pergeseran huruf menyandi dan membuka pesan
  • ·Menerapkan penyandian dan pembacaan pesan dengan kunci geser
Cara Kerja
  • ·Sepakati satu angka geser sebagai kunci rahasia, misalnya tiga.
  • ·Geser tiap huruf pesan maju sejauh angka itu di alfabet.
  • ·Huruf di ujung alfabet berputar kembali ke awal (Z kembali ke A).
  • ·Untuk membaca, penerima menggeser tiap huruf mundur sejauh angka yang sama.
Prasyarat
  • ·Urutan huruf alfabet
  • ·Penjumlahan dan sisa bagi (modulo) sederhana
Contoh Nyata
  • ·Menyandikan pesan rahasia antarteman agar tidak langsung terbaca.
  • ·Contoh awal untuk memahami kenapa chat modern perlu enkripsi.
  • ·Teka-teki sandi geser pada permainan atau kegiatan pramuka.

Kompleksitas O(n)

Luhn Checksum

Kripto & KeamananPemula
Fase D–FE1E2

Algoritma Luhn adalah rumus sederhana yang memeriksa apakah sebuah nomor kartu masuk akal sebelum diproses. Digit ditelusuri dari kanan secara selang-seling (digit di posisi tertentu digandakan), lalu semuanya dijumlahkan; bila total habis dibagi 10, nomor lolos pemeriksaan. Cara ini menangkap salah ketik satu digit secara instan. Visualisasi menandai digit yang digandakan dan menjumlahkan sampai lolos bagi 10.

Contoh kasus

Saat kamu salah mengetik satu angka nomor kartu di aplikasi OVO atau GoPay, sistem langsung menolaknya tanpa perlu menghubungi bank.

Silabus

Gandakan digit selang-seling dari kanan lalu jumlahkan; nomor valid bila totalnya habis dibagi 10.

Tujuan Belajar
  • ·Memahami konsep checksum untuk mendeteksi kesalahan
  • ·Menerapkan langkah-langkah Luhn pada sederet digit
  • ·Menjelaskan mengapa validasi lokal menghemat waktu dan biaya
Cara Kerja
  • ·Telusuri digit dari paling kanan ke kiri.
  • ·Gandakan tiap digit di posisi selang-seling (bila hasilnya lebih dari 9, kurangi 9).
  • ·Jumlahkan semua digit hasilnya.
  • ·Bila total mod 10 sama dengan 0, nomor dinyatakan valid.
Prasyarat
  • ·Operasi modulo (sisa bagi)
  • ·Perulangan pada digit angka
Contoh Nyata
  • ·Validasi nomor kartu kredit dan debit di situs belanja.
  • ·Pengecekan nomor IMEI pada ponsel.
  • ·Validasi nomor identitas di banyak negara.

Kompleksitas O(jumlah digit)

Hash Avalanche

Kripto & KeamananMenengah
Fase D–FE1E2

Fungsi hash mengubah teks apa pun menjadi sidik jari angka berukuran tetap. Efek avalanche membuat perubahan satu huruf saja mengubah sekitar setengah bit hasilnya — tak ada pola yang bocor dari input ke output. Inilah alasan hash tak bisa dibalik menjadi teks aslinya. Visualisasi membandingkan dua teks yang nyaris sama dan menyalakan bit-bit yang berubah.

Contoh kasus

Password kamu disimpan sebagai hash, bukan teks asli. Situs hanya mencocokkan hash-nya, sehingga bocornya database tidak langsung membocorkan password.

Silabus

Ubah satu huruf, setengah bit hasil hash berubah total — sidik jari tetap yang mustahil dibalik.

Tujuan Belajar
  • ·Memahami apa itu fungsi hash dan sifat satu-arahnya
  • ·Menjelaskan efek avalanche dan mengapa penting untuk keamanan
  • ·Mengaitkan hash dengan cara password disimpan dengan aman
Cara Kerja
  • ·Ambil teks masukan huruf demi huruf.
  • ·Aduk tiap huruf ke sebuah angka besar 64-bit lewat operasi campur.
  • ·Perubahan satu huruf menyebar ke seluruh bit (efek avalanche).
  • ·Hasil akhir adalah sidik jari tetap yang tampak acak dan tak bisa dikembalikan ke teks asli.
Prasyarat
  • ·Sistem bilangan biner (bit)
  • ·Konsep fungsi (input menghasilkan output)
Contoh Nyata
  • ·Menyimpan password di server tanpa mengetahui teks aslinya.
  • ·Memastikan file unduhan tidak diubah lewat pencocokan sidik jari.
  • ·Alamat dompet kripto dan penanda commit di Git.

Kompleksitas O(panjang teks)

XOR One-Time Pad

Kripto & KeamananMenengah
Fase D–FE1E2

One-Time Pad mengenkripsi pesan dengan meng-XOR tiap karakter memakai kunci acak sekali pakai. XOR punya sifat khusus: meng-XOR dua kali dengan kunci yang sama akan mengembalikan pesan asli. Selama kunci benar-benar acak, sepanjang pesan, dan hanya dipakai sekali, sandi ini secara teori mustahil dipecahkan. Visualisasi menyandikan lalu membuka kembali pesan dengan kunci yang sama.

Contoh kasus

Dua orang yang sudah bertukar buku kunci acak identik bisa berkirim pesan rahasia yang secara teori tak bisa dibongkar pihak ketiga.

Silabus

XOR pesan dengan kunci acak; XOR lagi dengan kunci yang sama membuka pesannya — sempurna bila kunci sekali pakai.

Tujuan Belajar
  • ·Memahami operasi XOR dan sifat reversibelnya
  • ·Menjelaskan syarat One-Time Pad yang tak terpecahkan
  • ·Membedakan enkripsi (bisa dibalik) dari hashing (satu arah)
Cara Kerja
  • ·Ubah tiap karakter pesan menjadi angka atau bit.
  • ·XOR-kan dengan karakter kunci di posisi yang sama untuk menghasilkan sandi.
  • ·Kirim sandi; penerima meng-XOR lagi dengan kunci yang sama.
  • ·Karena a XOR k XOR k sama dengan a, pesan asli muncul kembali.
Prasyarat
  • ·Operasi bit (AND, OR, XOR)
  • ·Representasi karakter sebagai angka (ASCII)
Contoh Nyata
  • ·Dasar konsep di balik enkripsi modern (AES memakai XOR di dalamnya).
  • ·Saluran komunikasi rahasia era Perang Dingin.
  • ·Menyembunyikan data dengan kunci di banyak game dan aplikasi.

Kompleksitas O(panjang pesan)