Semua video
FisikaPemulaFase C–FE1

Archimedes

Hukum Archimedes menyatakan bahwa benda dalam air mendapat gaya apung ke atas sebesar berat air yang dipindahkannya (F_apung = ρ_air × V_tercelup × g). Sebuah benda terapung bila gaya apung ini mampu mengimbangi beratnya. Itulah paradoks kapal baja: baja pejal tenggelam karena volumenya kecil, tetapi kapal dibuat berongga sehingga memindahkan banyak air — gaya apungnya jadi cukup besar untuk menahan seluruh berat kapal. Visualisasi membandingkan balok baja pejal yang tenggelam dengan kapal berongga yang terapung.

Contoh kasus

Kapal baja raksasa yang terapung, dan sebaliknya sebuah paku besi kecil yang langsung tenggelam.

Silabus

Gaya apung = berat air yang dipindahkan; terapung bila gaya apung ≥ berat benda.

Tujuan Belajar
  • ·Memahami gaya apung dan air yang dipindahkan
  • ·Menjelaskan mengapa bentuk berongga bisa terapung
  • ·Membandingkan benda pejal dengan benda berongga
Cara Kerja
  • ·Benda dalam air mendapat gaya apung ke atas.
  • ·Besarnya = berat air yang dipindahkan (F = ρ_air × V_tercelup × g).
  • ·Baja pejal: volume kecil → air dipindahkan sedikit → gaya apung < berat → tenggelam.
  • ·Kapal berongga: memindahkan banyak air → gaya apung = berat → terapung.
Prasyarat
  • ·Konsep berat dan gaya
  • ·Volume
Contoh Nyata
  • ·Kapal dan tongkang baja.
  • ·Kapal selam yang mengatur daya apung.
  • ·Pelampung dan jaket keselamatan.

Rumus kunci F_apung = ρ_air × V_tercelup × g ; terapung bila F_apung ≥ berat